Kumba, Ruteng, Manggarai

Foto: Ketua Komisi Anak dan Remaja Keuskupan Ruteng RD Benediktus Gaguk dan Pastor Paroki Kumba RD Kornelis Hardin bersama ratusan anak saat berfoto bersama pada acara Deklarasi Wilayah dan KBG Sayang Anak di Wilayah Efrat, Cimpar, Stasi Carep, Paroki Kumba, Minggu pagi, 24 Mei 2026. (Foto: PAROKIKUMBA.ORG)

PAROKIKUMBA.ORG – Di tengah panorama pagi yang sejuk dan asri, di antara hijau daun pepohonan yang melambai dilewati semilir angin dan kicauan burung-burung, lebih dari 100 anak didampingi para orang tua bersama ratusan umat yang bermukim di Wilayah Efrat, Stasi Carep, Paroki Santu Mikael Kumba mengikuti misa Deklarasi Wilayah dan KBG Sayang Anak yang digelar di rumah salah satu umat di KBG Santu Antonius, Minggu pagi, 24 Mei 2026. Ada 3 KBG dalam Wilayah Efrat yang bersama-sama melaunching program ini, yakni KBG Santu Antonius, KBG St. Stefanus, dan KBG Santu Alfonsus Rodriquez.

Wajah – wajah ceria anak-anak SEKAMI yang antusias mengikuti Misa Deklarasi Wilayah dan KBG Sayang Anak di KBG Santu Antonius di Cimpar, Stasi Carep, Paroki Kumba. Ini menjadi deklarasi pertama yang dilakukan di Paroki Kumba sekaligus mengajak semua orang tua untuk aktif berperan dalam mencintai, melindungi dan menjamin hak-hak anak dalam kehidupan. (Foto: PAROKIKUMBA,ORG)

Menariknya. koor pada misa ini dinyanyikan bergantian oleh 2 kelompok berbeda, yakni koor umat (orang tua) Wilayah Efrat dan koor anak-anak SEKAMI. Anak-anak SEKAMI yang memenuhi halaman rumah tempat misa tersebut diadakan datang dari berbagai KBG dan Wilayah yang ada di Stasi Carep. Misa dipimpin oleh Ketua Komisi Anak dan Remaja Keuskupan Ruteng RD Benediktus Gaguk dan Pastor Paroki St. Mikael Kumba RD Kornelis Hardin.

Acara pembacaan ikrar oleh Ketua Wilayah, pengurus 3 KBG, para orang tua serta DPP Kumba dalam misa Deklarasi Wilayah dan KBG Sayang Anak yang dilaksanakan di KBG Santu Antonius, Wilayah Efrat di Cimpar, Stasi Carep pada Minggu, 24 Mei 2026. (Foto: PAROKIKUMBA.ORG)

Selain dihadiri Koordinator Wilayah Efrat dan pengurus serta umat dari 3 KBG,  ada pula jajaran pengurus DPP Kumba, seperti Ketua Pelaksana Jeman Agustinus dan 2 Wakil Ketua Pelaksana, yakni Hima Domi Antonius dan Kornelis Edas. Misa juga didampingi langsung pengurus Seksi Anak, para pembina SEKAMI, dan Remaja DPP Kumba, dan para Suster dari Tarekat Katekis Hati Kudus Yesus (SCSC).

Misa Deklarasi Wilayah dan KBG Sayang Anak, ini bertepatan dengan Hari Raya Pentakosta, mengambil tema: Menuju Wilayah dan KBG yang Memenuhi Hak dan Melindungi Anak dari Kekerasan. Wilayah Efrat yang menaungi 3 KBG menjadi iilayah pertama yang melaunching Wilayah dan KBG Sayang Anak di Paroki Kumba.

Pastor Paroki Santu Mikael Kumba RD Kornelis Hardin saat menyerahkan lembaran Deklarasi Wilayah dan KBG Sayang Anak kepada Ketua Wilayah Efrat di Stasi Carep seusai pembacaan dan penandatangan Deklarasi pada Minggu pagi, 24 Mei 2026 di KBG Santu Antonius dalam misa meriah yang dihadiri lebih dari 300 anak dan orang tua, umat Wilayah Efrat. (Foto: PAROKIKUMBA.ORG)

“Hari ini, bertepatan dengan Hari Raya Pentakosta, umat Wilayah Efrat dan 3 KBG di dalamnya berkomitmen bersama untuk menjadikan wilayah ini menjadi komunitas yang mencintai dan menyayangi anak-anak sepenuh kasih. Kita berdoa semoga Roh Kudus membantu para orang tua dan kita semua untuk menjadi orang yang selalu mengasihi anak-anak dan melindungi mereka dari pelbagai ancaman,” kata Romo Beben, sapaan akrab RD Benediktus Gaguk, mengawali homilinya.

Memperhatikan Empat Hak Anak

Keuskupan Ruteng, RD Beben menuturkan, telah melaunching sebagai Keuskupan Sayang Anak pada Bulan April lalu, dan Wilayah Efrat serta Paroki Kumba menjadi yang pertama mendeklarasikan diri sebagai Paroki dan Wilayah Sayang Anak. Gereja Sayang Anak memiliki arti bahwa para orang tua sama-sama mendukung hak kelangsungan hidup, hak tumbuh kembang, hak berpartisipasi, dan bersama-sama melindungi semua anak dari berbagai bentuk kekerasan.

Pastor Paroki Santu Mikael Kumba RD Kornelis Hardin saat menyerahkan Lembaran Deklarasi Wilayah dan KBG Sayang Anak yang telah ditandatangani oleh pengurus Wilayah Efrat dan 3 KBG serta perwakilan orang tua kepada Ketua Komisi Anak dan Remaja Keuskupan Ruteng RD Benediktus Gaguk di Cimpar, Stasi Carep, Minggu, 24 Mei 2026. (Foto: PAROKIKUMBA.ORG)

“Satu KBG disebut sayang anak, kalau kita semua memenuhi empat hak dasar anak itu. Deklarasi Sayang Anak ini kita buat, agar mulai saat ini kita semua bersama-sama memenuhi empat hak dasar anak-anak kita, termasuk semua anak dalam KBG, dalam wilayah, dan dalam paroki kita ini. Anak-anak harus dihargai apapun keadaan mereka, termasuk penyandang disabilitas. Terima mereka semua apa adanya,” ujar RD Beben.

Ketua Komisi Anak dan Remaja Keuskupan Ruteng RD Benediktus Gaguk, disapa Romo Beben saat menyampaikan homilinya pada Misa Deklarasi Wiayah dan KBG Sayang Anak di KBG Santu Antonius, Cimpar, Stasi Carep, Paroki St. Mikael Kumba, Minggu, 24 Mei 2026 pagi. (Foto: PAROKIKUMBA.ORG)

Ia menambahkan, anak-anak harus diasuh dan dibesarkan dengan penuh cinta dan perlindungan yang menjadi tugas bersama ayah dan ibu, serta semua orang tua yang ada dalam Wilayah Efrat. Waktu bermain bersama anak-anak juga mesti menjadi perhatian para orang tua sehingga anak-anak juga merasa dihargai dan diterima. “Di tengah kesibukan orang tua, bagilah waktu untuk bernain dan berbicara, mendengarkan anak-anak,” tambahnya.

Dalam misa ini juga dibacakan secara bersama-sama ikrar Wilayah dan KBG Sayang Anak yang dilanjutkan dengan penandatanganan oleh Koordinator Wilayah, para ketua dan pengurus KBG, serta perwakilan orang tua, serta Pastor Paroki dan jajaran pengurus DPP Kumba. Pastor Paroki Kumba RD Dino, mengatakan, setelah dilaunching oleh keuskupan Ruteng, ia telah berikhtiar untuk secepatnya, Paroki Sayang Anak bisa dilaunching dari KBG dan Wilayah.

Anggota koor umat Wilayah Efrat berfoto dengan Pastor Paroki Kumba RD Kornelis Hardin dan Ketua Komisi Anak dan Remaja Keuskupan Ruteng RD Beben Gaguk serta pengurus DPP Kumba seusai misa Deklarasi Wilayah dan KBG Sayang Anak di Cimpar, Minggu, 24 Mei 2026 pagi. (Foto: PAROKIKUMBA.ORG)

“Deklarasi di Wilayah Efrat dan 3 KBG yang ada di wilayah ini menjadi sesuatu yang istimewa karna bertepatan dengan Hari Raya Pentakosta dan bisa dihadiri langsung oleh Romo Beben. Terima kasih untuk Ketua Wilayah Efrat dan para Ketua dan pengurus KBG di sini yang telah menyiapkan dan menyelenggarakan misa ini dengan bgitu baik dan meriah. Kita yang pertama mendeklarasikan sebagai Wilayah dan KBG Sayang Anak dan ini menjadi kesempatan yang baik untuk membangun kesadaran dan sikap nyata untuk selalu menjaga dan menyanyangi semua anak,” kata RD Dino.

Perwakilan dari pengurus Wilayah Efrat Selvanus Hadun saat memberikan sambutan pada Misa Delarasi Wilayah dan KBG Sayang Anak di Cimpar pada Minggu, 24 Mei 2026 pagi. Ia mengatakan, dekalarasi ini menjadi panggilan dan pembaruan komitmen para orang tua dalam Wilayah Efrat untuk semakin mencintai dan melindungi  anak-anak. (Foto: PAROKIKUMBA.ORG)

Selvanus Hadun, Sekretaris KBG St. Alfonsus Rodriquez yang mewakili Ketua Wilayah Efrat dan pengurus 3 KBG menuturkan, deklarasi wilayah dan KBG Sayang Anak di Wilayah Efrat menjadi suatu sejarah baru dan sekaligus berkat di mana mereka diajak untuk menjadi orang-orang yang mempunyai hati dan perhatian penuh cinta kepada anak-anak juga menjadi ‘orang tua’ bagi semua anak yang ada di Wilayah Efrat. “Ini panggilan dan ajakan mulia yang akan terus bergema dalam sikap, tutur kata, dan doa kita semua,” ucap Selvanus. [Jimmy Carvallo]