
PAROKIKUMBA.ORG – Rektor Universitas Katolik Indonesia (UNIKA) Santu Paulus Ruteng, RD Dr. Agustinus Manfred Habur memimpin misa requiem mendoakan jiwa mendiang Bapak Stanislaus Tatul di Gereja Santu Mikael Kumba, Minggu, 6 Juli 2025 pukul 13.00. Ia dikenal sebagai tokoh pendidik yang total mencurahkan waktu dan tenaga, rela membagikan pengetahuan dan konsen membentuk generasi muda dengan mewariskan berbagai nilai kehidupan yang baik. Tak hanya itu, dia juga tercatat menjadi tokoh awam Katolik yang hadir dalam dinamika ziarah dan memberi andil bagi kemajuan paroki Santu Mikael Kumba sebagai Ketua pelaksana DPP hingga wafatnya sebagai anggota Dewan Penasihat DPP.

Sebanyak 12 imam konselebran hadir pada misa ini di antaranya, 2 bekas pastor paroki Kumba, yakni RD Leonardus E. Novery yang kini sebagai pastor paroki Kristus Raja, Mbaumuku dan dan RD Mansuetus Hariman pastor paroki Reo. Selain itu, ada juga sejumlah imam yang mengabdi sebagai dosen di lingkup Unika Santu Paulus dan bekas Vikjen Keuskupan Ruteng, RD Alfons Segar yang kini menjadi vikaris parokial di paroki Kristus Raja Ruteng.
Istri, anak-anak dan keluarga almarhum Bapak Stanis Tatul saat menghadiri misa requiem mendoakan istirahat abadi di Surga bagi Bapak Stanis yang diadakan di Gereja Santu Mikael Kumba, Minggu, 6 Juli 2025 siang. Misa dipimpin Rektor Unika Santu Paulus Ruteng, RD Dr. Agustinus Manfred Habur dan dihadiri 12 imam konselebran. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)
Misa berjalan khusyuk dalam suasana haru diiring koor Paduan Suara “Suara Kasih” dan dihadiri ratusan umat, seperti jajaran pengurus DPP dan DKP Kumba, termasuk keluarga dan kerabat, para biarawan-biarawati, tokoh umat dan pemerintah, berbagai kelompok kategorial dan para guru rekan seprofesi dan juga sejumlah orang bekas muridnya.
Almarhum Bapak Stanis wafat pada Kamis, 3 Juli 2025 dalam usia 77 tahun. Ia pernah menjadi Ketua DPP Santu Mikael Kumba periode 1993 sampai 2001 dan 2005-2009. 12 tahun ia berkarya menjadi “representasi” umat paroki ini sebagi mitra kerja 3 pastor paroki, yakni mendiang RD Zacharias Jehadun, mendiang RD Matias Jebatur dan di jaman kegembalaan RD Leonardus E. Novery. Di salah satu tembok ruang tamu pastoran Kumba, fotonya terpampang di antara jejeran foto para bekas Ketua Pelaksana DPP.
Rektor Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng, RD Dr. Agustinus Manfred Habur, disapa Romo Manfred saat menyanpaikan homilinya pada misa requiem Bapak Stanislaus Tatul di Gereja Santu Mikael Kumba. Sebagai bekas muridnya di SDK Kumba II, RD Manfred mengenang almarhum sebagai sosok guru yang baik dan lembut hati. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)
RD Manfred dalam homilinya mengatakan, almarhum Bapak Stanis tidak hanya dikenal sebagai sosok seorang guru tapi juga seorang pendoa, pewarta dan mantan Ketua Pelaksana DPP Santu Mikael Kumba juga anggota tim penerjemah Kitab Suci ke dalam Bahasa Manggarai. Ia juga dikenal sebagai orang tua yang bijaksana dan pembawa damai di tengah keluarga, gereja dan masyarakat.
“Bagi kita, kemaian bukanlah akhir melainkan perjalanan pulang ke Rumah Bapa. Yesus sendiri telah membuka jalan itu, jalan kebenaran dan hidup kekal. Hari ini, ketika kita merayakan Ekaristi untuk keselamatan kekal Bapak Stanis, kita percaya bahwa dia telah menempuh jalan itu. Hidupnya adalah saksi , bahwa dia tidak sekedar mengenal tentang jalan itu (secara teori), tetapi dia juga sungguh menjalani itu,” ujar RD Manfred.
Suasana umat yang menghadiri misa requiem untuk mengenang dan mendoakan keselamatan jiwa Bapak Stanislaus Tatul di Gereja Santu Mikael Kumba, Minggu, 6 Juli 2025 siang. Ratusan umat mengikuti jalannya misa dengan khusyuk dan mengenang semua jasa dan kebaikan almarhum semasa hidupnya di dunia. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)
RD Manfred menurutkan, sejak lama ia mengenal baik sosok almarhum Bapak Stanis sejak menjadi muridnya, saat almarhum menjabat sebagai Kepala Sekolah di SDK Kumba II. Almarhum dalam kenangan RD Manfed adalah sosok guru pertama yang tak lagi mau memakai slogan “emas di ujung rotan” alias menggunakan rotan untuk mendisiplinkan siswa sebagaimana yang dilakukan guru umumnya di masa itu.
“Dia tidak pernah memukul para siswa. Memang sebagai gantinya, dia memakai cara mencubit. Tapi dia tidak memukul, tidak memakai kayu seperti yang biasa dipakai para guru lain. Bapak Stanis menjadi guru pertama yang menggantikan pepatah ‘emas di ujung rotan’ dan kami mengalami bahwa dia adalah guru yang sangat bijaksana. Walaupun pada masa itu belum ada istilah pendidikan preventif dan teori-teori yang berkembang dalam dunia pendidikan, dia sendiri sudah mempraktekannya dan betul-betul menjadi guru yang hadir dengan hati dan dengan keikhlasan di tengah murid-muridnya,” tutur RD Manfred.
Para imam yang menghadiri misa requiem mendoakan keselamatan jiwa Bapak Stanislaus Tatul yang dilaksanakan di Gereja Santu Mikael Kumba, Minggu, 6 Juli 2025 siang. Misa berlangsung khusyuk dalam suasana sedih bercampur haru, Umat mengenang sosok Bapak Stanis sebagai pembawa damai dalam keseharian hidupnya. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)
Almarhum juga dikenal sebagai penerjemah Kitab Suci ke dalam Bahasa Manggarai yang bermarkas di Pusat Pastoral (PUSPAS) Keuskupan Ruteng. Ia terlibat penuh dalam kegiatan penerjemahan Kitab Suci sehingga Sabda Allah lebih dekat, lebih hidup dan nyata dalam kehidupan umat, terutama di tanah Nuca Lale. “Sebelum ada komputer, kerja-kerja penerjemahan Kitab Suci ke dalam Bahasa Manggarai itu mereka lakukan dengan tulisan tangan yang rapih. Dan itu hanya bisa dilakukan ketika mereka (tim) bekerja dengan hati,” ucapnya.
Pastor Paroki Kristus Raja, Mbaumuku Ruteng, RD Leonardus E. Novery disapa Romo Ardus sedang mereciki peti jenasah Bapak Srtanislaus Tatul dengan air suci sebelum mengakhiri misa requiem di Gereja Santu Mikael Kumba. Semasa RD Ardus Novery menjadi Pastor Paroki Kumba. mendiang Bapak Stanis menjadi Ketua Pelaksana DPP. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)
Bapak Stanis juga melayani umat paroki Kumba dengan setia sebagai Ketua Pelaksana Dewan Pastoral Paroki (DPP) bukan hanya dengan kata-kata namun dengan karya nyata. Dikatakan RD Manfred, selama menjabat Ketua Palaksana DPP Kumba, almarhum dikenal sebagai model orang yang mengedepankan pendekatan perdamaian dalam mengatasai pelbagai persoalan yang ada. Demikian pun di tengah lingkungan keluarga, dia dikenal sebagai sosok yang selalu menaburkan kedamaian, menjadi teladan kebijaksanaan dan kesetiaan bagi anak-anak dan keluarganya. (Jimmy Carvallo)


Istri, anak-anak dan keluarga almarhum Bapak Stanis Tatul saat menghadiri misa requiem mendoakan istirahat abadi di Surga bagi Bapak Stanis yang diadakan di Gereja Santu Mikael Kumba, Minggu, 6 Juli 2025 siang. Misa dipimpin Rektor Unika Santu Paulus Ruteng, RD Dr. Agustinus Manfred Habur dan dihadiri 12 imam konselebran. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)
Rektor Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng, RD Dr. Agustinus Manfred Habur, disapa Romo Manfred saat menyanpaikan homilinya pada misa requiem Bapak Stanislaus Tatul di Gereja Santu Mikael Kumba. Sebagai bekas muridnya di SDK Kumba II, RD Manfred mengenang almarhum sebagai sosok guru yang baik dan lembut hati. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)
Suasana umat yang menghadiri misa requiem untuk mengenang dan mendoakan keselamatan jiwa Bapak Stanislaus Tatul di Gereja Santu Mikael Kumba, Minggu, 6 Juli 2025 siang. Ratusan umat mengikuti jalannya misa dengan khusyuk dan mengenang semua jasa dan kebaikan almarhum semasa hidupnya di dunia. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)
Para imam yang menghadiri misa requiem mendoakan keselamatan jiwa Bapak Stanislaus Tatul yang dilaksanakan di Gereja Santu Mikael Kumba, Minggu, 6 Juli 2025 siang. Misa berlangsung khusyuk dalam suasana sedih bercampur haru, Umat mengenang sosok Bapak Stanis sebagai pembawa damai dalam keseharian hidupnya. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)
Pastor Paroki Kristus Raja, Mbaumuku Ruteng, RD Leonardus E. Novery disapa Romo Ardus sedang mereciki peti jenasah Bapak Srtanislaus Tatul dengan air suci sebelum mengakhiri misa requiem di Gereja Santu Mikael Kumba. Semasa RD Ardus Novery menjadi Pastor Paroki Kumba. mendiang Bapak Stanis menjadi Ketua Pelaksana DPP. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)