Kumba, Ruteng, Manggarai

PAROKIKUMBA.ORG – Umat Paroki Santu Mikael Kumba yang ada di 95 Komunitas Basis Gerejani (KBG) mulai memasuki “pesta demokrasi” 4 tahunan pemilihan Ketua KBG, Koordinator Wilayah, dan pengusulan nama bakal calon (balon) Ketua Pelaksana Dewan Pastoral Paroki (DPP) dan Dewan Keuangan Paroki (DKP) periode 2026-2030. Guna memastikan agar proses pemilihan para pelayan Gereja tersebut berjalan baik, lancar, dan sukses, Pastor Paroki Kumba RD Kornelis Hardin telah menandatangani Surat Keputusan (SK) Pembentukan Panitia Pemilihan DPP dan DKP.

Dalam surat bernomor : 117/PP-SMK/X/2025 tanggal 14 Oktober 2025 tertera dalam penjelasan poin Menimbang bahwa masa jabatan DPP dan DKP periode 2022-2026 akan segera berakhir dan diperlukan pembentukan panitia untuk melaksanakan pemilihan DPP periode 2026-2030. Dalam SK, ini dicantumkan nama-nama Panitia Pemilihan DPP tersebut, yakni Marselus Ruben Payong (Akademisi), Valentinus Gara Ndewi (Profesional), Narsisius Paus (Pendidik), Fransiskus Harmin Si (Pendidik), Martina Poto (perwakilan Perempuan), dan Jimmy Carvallo (Staf Paroki/Media).

Pastor Paroki Santu Mikael Kumba, RD Kornelis Hardin, disapa Romo Dino. Dia berharap agar pemilihan Ketua KBG, Koordinator Wilayah, dan Ketua Pelaksana DPP-DKP periode 2026-2030 yang sedang dilaksanakan di KBG-KBG menjadi momentum untuk melahirkan para pengurus Gereja yang bisa membawa kemajuan bagi umat yang ada di paroki Kumba. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)

Keenam orang tim formatur memiliki tugas dan kewenangan menyusun jadwal dan tata cara pemilihan DPP dan DKP, melaksanakan proses pemilihan sesuai pedoman yang berlaku, dan melaporkan hasil pemilihan kepada Pastor Paroki. Masa kerja panitia dari tanggal 15 Oktober sampai saat pelantikan pengurus terpilih DPP-DKP pada Bulan April 2026 mendatang.

Membawa Paroki Kumba Semakin Maju

Tim Formatur dan Pastor Paroki Kumba RD Kornelis Hardin menggelar rapat koordinasi teknis persiapan tahapan dan jadwal pemilihan DPP dan DKP yang digelar di Ruang Rapat DPP Senin sore, 20 Oktober 2025. Pada kesempatan ini RD Dino menitipkan harapan dan berpesan agar pemilihan pengurus DPP-DKP (include pengurus KBG dan Koordinator Wilayah) menjadi momen penting untuk menghasilkan struktur atau komposisi kepengurusan yang bisa membawa Paroki Kumba semakin maju dalam berbagai bidang pelayanan selama 4 tahun ke depan.

Tim Formatur Pemilihan DPP dan DKP bersama Pastor Paroki Santu Mikael Kumba RD Dino saat rapat koordinasi teknis penyusunan jadwal dan mekanisme pelaksanaan pemilihan Ketua KBG, Koordinator Wilayah, dan Ketua Pelaksana DPP-DKP di Ruang Rapat DPP kompleks Gereja Kumba, Senin sore, 20 Oktober 2025. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)

“Komitmen akan tugas yang dipercayakan, kemampuan bekerja sama, dan memiliki semangat pelayanan itulah yang menjadi kunci kita semua berjalan bersama memajukan Paroki Kumba sehingga seluruh reksa pastoral bisa berjalan dengan baik dan umat dilayani dengan sepenuh hati. Statuta Keuskupan Ruteng tahun 2021 menjadi landasan kerja tim formatur dan mari kita menyukseskan semua tahapan dan proses ini dengan baik,” ujar RD Dino.

Sepanjang bulan Oktober 2025, yang dikenal sebagai Bulan Rosario di mana umat berkumpul berdoa bersama di KBG-KBG telah diramaikan pula dengan “pertemuan suplemen” pemilihan Ketua KBG. Selain itu, pengurus KBG yang saat ini sedang menjabat hingga 29 April 2026 juga bersama umat mengusulkan dan memilih para Koordinator Wilayah (Korwil) di 25 wilayah yang ada di Paroki Kumba serta menjaring usulan kandidat yang layak menjadi Ketua Pelaksana DPP dan DKP serta para wakilnya.

Ketua Tim Formatur Pemilihan DPP dan DKP, Dr. Marselus Ruben Payong, kepada media ini menuturkan pemilihan para Ketua KBG, Koordinator Wilayah dan Ketua Pelaksana DPP dan DKP memperlihatkan bahwa proses demokratisasi juga ada dalam Gereja dan para pengurus yang dipilih langsung oleh umat  tersebut (di luar kaum tertahbis) yang diadakan setiap 4 tahun merupakan orang-orang yang dipilih oleh umat dan untuk umat.

Ketua Tim Formatur Pemilihan Dewan Pastoral Paroki (DPP) dan Dewan Keuangan Paroki (DKP) Paroki Santu Mikael Kumba, Dr. Marselus Ruben Payong. Ia berharap proses demokrasi sungguh berjalan baik dalam setiap proses pemilihan dan umat berkesempatan memilih langsung orang-orang yang dianggap mampu menduduki jabatan pelayanan Gereja. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)

“Karena itu yang kita harapkan adalah pilihan-pilihan dari umat itu adalah yang terbaik untuk melayani umat. Umat yang mengetahui sosok mereka yang mau dipilih. Semua kita diingatkan dalam memilih atau menentukan calon ya, minimal orang yang mempunyai hati, punya kesediaan untuk melayani umat, melayani Gereja di paroki kita ini. Ini proses (demokrasi) yang selalu berulang setiap 4 tahun dan menunjukkan bahwa gereja kita itu gereja sinodal yang selalu berjalan bersama,” kata Marsel yang berprofesi dosen di Unika St. Paulus Ruteng.

Dengan adanya proses demokrasi pemilihan para pengurus Gereja dari KBG, Wilayah hingga DPP-DKP, Marsel menuturkan, maka semangat berjalan bersama (sinodal) semakin terwujud dan dengan demikian semua orang yang terpilih dapat menjalankan tugas pelayanan kepada umat dengan mempersembahkan talenta yang mereka miliki, demikian juga waktu dan tenaga. “Ini tugas dan panggilan yang luhur. Membantu karya kerasulan Gereja itu merupakan panggilan untuk semua umat beriman,” ujarnya. (J. Carvallo)