Kumba, Ruteng, Manggarai

Foto: Pastor Paroki St. Mikael Kumba RD Kornelis Hardin sedang memberikan Ekaristi Kudus kepada seorang siswa yang didamping kedua orangtuanya dalam Misa Komuni Pertama di Gereja Santu Mikael Kumba, Kamis pagi, 30 Juli 2026. (Foto: KOMSOS)

PAROKIKUMBA.ORG – Koordinator Panitia Misa Komuni Pertama yang juga Kepala Sekolah SDI Tenda Maria Anita Dahur, akrab disapa Ani mengajak semua orang tua untuk selalu mengambil peran penuh dalam mendidik dan membesarkan anak-anak sesuai ajaran cinta kasih Kristiani. Pembentukan iman, perilaku, rasa percaya diri, dan perkembangan anak sangat bergantung pada keluarga (orang tua) terlebih di tengah tantangan kemajuan jaman.

Orang tua dan siswa yang menerima Komuni Pertama saat sedang mengikuti misa yang diselenggarakan di Gereja Santu Mikael Kumba. Kamis, 30 Juli 2026. Peran orang tua sangat penting untuk mendampingi anak agar selalu bertumbuh dalam iman dan keutamaan-keutamaan Kristiani. (Foto: KOMSOS)

Ajakan ini disampaikannya saat memberi sambutan dalam acara Misa Komuni Pertama di Gereja Santu Mikael Kumba, Kamis pagi, 30 Juli 2026. Misa yang dipimpin oleh Pastor Paroki Kumba RD Kornelis Hardin dan konselebran RD Wilibrodus Ganur Gandi, ini diikuti oleh 144 anak (siswa) penerima Komuni Pertama dari 3 sekolah, yakni SDI Tenda, SDLBN Tenda, dan SDK Kumba I. Didampingi para orang tua, mereka antusias dan bersukacita mengikuti jalannya perayaan misa.

Suasana saat Misa Komuni Pertama di Gereja Santu Mikael Kumba yang diikuti oleh 144 siswa bersama orang tua mereka dari 3 Sekolah Dasar, yakni SDI Tenda, SDLBN Tenda, dan SDK Kumba I. Misa yang sama juga dilaksanakan di Gereja Stasi Carep yang diikuti oleh para siswa penerima Komuni Pertama dari SDI Wae Rii dan SDK Kumba II, Kamis, 30 Juli 2026. (Foto: KOMSOS)

Sementara, Misa Komuni Pertama juga dilangungkan pada waktu yang bersamaan di Gereja Santu Leonardus Porto A. Mauritio, Stasi Carep, yang diikuti oleh 96 siswa dari SDK Santu Alfonsus Maria de Liguori – Kumba II dan SDI Wae Rii. Bersama para orang tua yang mengantar mereka, anak-anak tersebut nampak bahagia dan sukacita.

Misa dipimpin Vikaris Parokial Paroki Kumba RD Maxi Haber yang berpesan kepada anak-anak untuk rajin berdoa, rajin menerima Ekaristi, dan tidak lupa mengajak (pula) orang tua agar bersama-sama ke Gereja. Ia menasihati anak-anak agar selalu mengikuti misa setelah menerima Komuni Pertama, karna Ekaristi penting untuk membantu menjadi anak-anak yang baik dan dikasihi oleh Tuhan.

Kelompok penari sedang mengantar anak-anak peserta Komuni Pertama membawa bahan persembahan saat Misa Komuni Pertama di Gereja Santu Mikael Kumba, Kamis siang, 30 Juli 2026. Misa ini juga dimeriahkan koor para guru dan pegawai yang mengabdi di lingkup SDI Tenda. (Foto: KOMSOS)

Selalu Hadir untuk Anak-Anak

Dukungan untuk tumbuh kembang anak dalam iman, fisik, kognitif, emosional, dan sosial, lanjut Ani Dahur, mengharuskan setiap orang tua untuk senantiasa hadir sepenuh hati dan waktu dalam dunia anak. Tanpa itu, maka anak-anak akan merasakan ‘kekurangan’ dalam menjalani hari-hari hidupnya.

“Bapa dan Mama itu ibarat dua sayap, yaitu sayap kiri dan sayap kanan yang sangat dibutuhkan untuk mengantar anak-anak ‘terbang’ tinggi. Jadilah sayap yang kuat untuk ‘menerbangkan’ anak-anak kita. Masa pertumbuhan anak-anak sangat membutuhkan kehadiran dan cinta orang tua,” ujarnya.

Maria Anita Dahur, disapa Ibu Ani, saat sedang menyampaikan sambutan panitia Misa Komuni Pertama di Gereja Santu Mikael Kumba, Kamis siang, 30 Juli 2026. Misa ini berjalan lancar dan khidmat dipimpin Pastor Paroki Kumba RD Kornelis Hardin dan konselebran RD Wilibrodus Ganur Gandi. (Foto: KOMSOS)

Menurut Ani, ada cukup banyak keluarga yang sebenarnya ‘sedang tidak baik-baik saja’ dan orang tua terkadang tidak bertanggungjawab penuh dalam mengambil peran mengasuh dan membesarkan anak-anak. Momentum Misa Komuni Pertama, menjadi titik permenungan sekaligus pembaruan semangat menjadi orang tua yang semakin sayang pada anak.

“Jangan sampai lupa, kita orang tua adalah gambaran Tuhan yang penuh kasih, yang dilihat anak-anak secara nyata. Anak-anak kita, mengalami kasih dan kebaikan Tuhan melalui cinta kasih kita para orang tua. Kita semua diajak menjadi orang tua yang selalu ada bersama anak-anak, terlibat dalam seluruh dinamika hidup anak-anak kita,” kata Ani.

Anak-anak yang menerima Komuni Pertama dengan wajah ceria berfoto bersama dengan para imam yang memimpin Perayaan Ekaristi di Gereja Santu Mikael Kumba, Kamis siang, 30 Juli 2026. Para orang tua diharapkan berperan dalam tumbuh-kembang iman mereka. (Foto: KOMSOS)

Menanamkan iman kristiani, Ani menuturkan, menjadi tugas penting para orang tua sehingga di tengah dunia yang semakin dipenuhi tantangan yang kompleks ini, keluarga-keluarga Katolik yang baik tetap terwujud berkat para orang tua yang melaksanakan peran mereka sebagai pendidik utama bagi anak-anak.

“Mari menjadikan rumah kita sebagai sekeping surga di dunia, tempat anak-anak bertumbuh dalam iman, harapan, dan kasih. Dalam kebersamaan dengan anak-anak, kita menemukan nilai-nilai hidup bersama yang kelak akan ditiru dan diwariskan oleh anak-anak” ucapnya. [Jimmy Carvallo]