Kumba, Ruteng, Manggarai

Foto: Ratusan paket sembako yang telah diletakkan dalam mobil pick up dan mobil lainnya siap diberangkatkan menuju umat yang ada di Stasi Carep, Para korban atau penyintas bencana gempa bumi yang ada di Paroki Kumba dalam beberapa hari ke depan akan mendapatkan pelayanan sosial karitatif tersebut yang berasal dri para donatur dan DPP Kumba. (Foto: KOMSOS PSMK)

PAROKIKUMBA.ORG – Dewan Pastoral Paroki (DPP) Santu Mikael Kumba melalui Seksi Caritas mulai hari ini, Selasa, 18 Agustus 2026 menyalurkan ratusan paket Sembako kepada lebih dari 600 kepala keluarga (KK) di Paroki Kumba dan Stasi Carep yang menjadi penyintas bencana alam Gempa Bumi 7,7 SR yang melanda Pulau Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Dari data sementara yang masuk ke Posko Peduli Bencana dan Seksi Caritas DPP Kumba, sejak kejadian tersebut yang disusul dengan gempa-gempa susulan yang terjadi, lebih dari 700 rumah milik umat mengalami kerusakan berat dan ringan. Selain itu, ada pula umat yang harus tinggal di tenda-tenda pengungsian darurat yang ada di KBG-KBG demi menghindari gempa susulan dan akibat rumahnya tidak bisa dihuni lagi.

“Kami mengambil data riil umat yang mengalami kerusakan rumah, baik rusak berat maupun ringan langsung dari pengurus yang ada di 99 KBG karna mereka, para pengurus KBG yang paling tahu dari dekat bagaimana kondisi umat dan harta benda mereka yakni rumah. Data ini menjadi rujukan kami untuk menyesuaikan dengan bantuan paket-paket sembako sebagai bantuan yang paling dibutuhkan oleh para penyintas,” kata RD Kornelis Hardin Pastor Paroki St. Mikael Kumba, Senin sore, 17 Agustus 2026.

Berbagai bantuan yang dikirim oleh para donatur saat tiba di ruangan Sekertariat Paroki Santu Mikael Kumba. Bantuan-bantuan sembako ini akan disalurkan kepada umat penyintas bencana gempa bumi yang ada di seluruh wilayah paroki Kumba. (Foto: KOMSOS PSMK)

RD Dino, sapaan akrabnya, bersama pengurus DPP dan DKP ikut ambil bagian dalam pengemasan ratusan paket sembako tersebut yang melibatkan Orang Muda Katolik (OMK) dan anggota Seksi Caritas. Bantuan berupa beras, makanan siap saji, telur, dan biskuit/wafer tersebut datang dari sejumlah donatur, seperti Komunitas Gratia Jakarta, Lentera 52, Politeknik El Bajo Commodus, dah Pasutri Hendrik – Theresia (Toko Nugi Indah).

Selain dari para donatur, DPP Kumba juga mengambil bagian dalam pengadaan sembako agar semakin menjangkau umat yang membutuhkan. Menurut Ketua Pelaksana DKP Ferdinandus Jebarut, DPP Kumba membuka kesempatan bagi siapa saja yang tergerak hatinya untuk ikut menyumbang bagi berbagai kebutuhan umat.

Sebuah truk sedang melakukan pembongkaran puluhan karung beras di depan Kantor Sekretariat Paroki Kumba, Selasa pagi, 18 Agustus 2026. Bantuan sembako untuk umat penyintas bencana gempa bumi yang ada di Paroki Kumba akan terus disalurkan oleh DPP. (Foto: KOMSOS PSMK)

“Di Paroki Kumba ada banyak umat yang ikut terdampak bencana gempa bumi. Kita ikut prihatin dan ikut merasakan penderitaan yang mereka alami. Banyak yang rumahnya roboh dan hancur tidak bisa dihuni lagi, selain yang rumahnya retak-retak,” ungkap Ferdi.

Ketua Pelaksana DPP Kumba Jeman Agustinus mengatakan, bantuan ini diharapkan dapat membantu kebutuhan dasar yang dibutuhkan para penyintas bencana gempa bumi yang ada di wilayah Paroki Kumba walaupun dalam jumlah yang terbatas karna ada banyak penerima yang harus mendapatkannya.

“Data laporan umat yang mengalami kerusakan rumah bertambah. Bersama Pastor Paroki, Vikaris Parokial, kami berusaha bergerak cepat agar bantuan sembako ini segera diterima oleh para penyintas atau korban dan bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan yang diperlukan saat ini,” ujarnya.

Seksi Caritas DPP Santu Mikael Kumba bersama Orang Muda Katolik (OMK), Senin sore , 17 Agustus 2026 sedang melakukan persiapan pembagian ratusan paket sembako yang akan disalurkan kepada ratusan umat penyintas bencana alam gempa bumi yang ada di Paroki Kumba. (Foto: KOMSOS PSMK)

Disaksikan media ini, Selasa pagi, 18 Agustus 2026, ada 3 kendaraan pengangkut bantuan sembako telah diberangkatkan menuju umat yang ada di 20 KBG di wilayah Stasi Carep untuk mulai melakukan pembagian paket sembako bagi umat yang telah terdata oleh pengurus KBG. Dari Stasi Carep secara bertahap akan dilanjutkan penyalurannya ke wilayah lainnya, seperti di Kumba dan Tenda.

Di antar langsung oleh Pastor Paroki Kumba RD Dino, Vikaris Parokial RD Max Haber, pengurus DPP-DKP, Dewan Stasi Carep, dan OMK mereka berangkat dari halaman Gereja Kumba, menuju wilayah Stasi Carep. Bantuan ini menjadi bentuk belarasa bagi semua umat yang mengalami bencana gempa bumi.[Jimmy Carvallo]