Kumba, Ruteng, Manggarai

Foto: Ribuan umat sedang mengikuti ritus Doa pemberkatan Daun Palma yang dipimpin RP Hyroniumus Aryo Dominggus, SMM, disapa Pater Hariz di halaman parkir timur Gereja Santu Mikael Kumba, Minggu pagi, 29 Maret 2026.Dari tempat ini umat lalu berprosesi memasuki gereja dengan khusyuk. (Foto: CHELSEA/KOMSOS PSMK)

PAROKIKUMBA.ORG – Sekitar 10 ribu umat menghadiri Misa Minggu Palma, awal dari perayaan Pekan Suci yang diselenggarakan di 3 lokasi di Paroki Santu Mikael Kumba, Minggu, 29 Maret 2026. Misa dikawal ketat oleh puluhan aparat keamanan gabungan, yakni TNI dari Kodim 1612 Manggarai, Polres Manggarai, Sat Pol PP, Dinas Perhubungan, dan pengamanan internal (OMK).

Vikaris Parokial Kumba RD Hironimus Apul, akrab disapa Romo Rino sedang memberkati ribuan Daun Palma yang dipegang oleh sekitar 2 ribu umat yang menghadiri Misa ke-2 di Aula Paroki Kumba, Minggu, 29 Maret 2026 pagi. Dari lapangan parkir samping barat Gereja Kumba tempat dilangsungkannya ritus ini umat lalu berarak menuju Aula. (Foto: CHELSEA/KOMSOS PSMK)

Perayaan ekaristi meriah yang dibuka dengan ibadat pemberkatan dan prosesi daun Palma, ini dilaksanakan serentak dengan 2 jadwal misa masing-masing di Gereja Santu Mikael Kumba, di Aula Paroki, dan di Gereja Stasi Carep. Diperkirakan 10 ribu umat mengikuti misa di 3 lokasi ini dengan khidmat dan penuh khusyuk.

Misa pertama dimulai pukul 07.00 dan Misa ke-2 pukul 09.00. Di 3 tempat perayaan tersebut ribuan umat dengan penuh sukacita melambaikan Daun Palma saat berprosesi memasuki gereja dan gedung aula sambil menyanyikan lagu Hosana Putera Daud dan pujian lainnya mengenang peristiwa Yesus memasuki kota Yerusalem untuk memulai penderitaan-Nya menebus dosa umat manusia.

Di Gereja St. Mikael Kumba misa I dan II dipimpin Vikaris Parokial Kumba RD Hironimus Apul dan RP Hyronimus Aryo Dominggus, SMM, di Aula Paroki misa juga dipersembahkan oleh keduanya dengan jadwal berbeda. Empat misa ini semakin terasa meriah dengan penampilan koor umat dari Wilayah Tesalonika dan Kolose di Gereja Kumba dan koor umat Wilayah Emaus dan Betlehem di Aula.

RP Hyronimus Aryo Dominggus, SMM saat memberkati Daun Palma yang diangkat oleh ribuan umat dalam misa di Gereja Santu Mikael Kumba, Minggu, 29 Maret 2026 pagi. Misa ini berlangsung meriah. RP Hariz mengajak umat untuk masuk ke dalam “Yerusalem hati kita” dan mengangkat semua salib-salib hidup kita dengan penuh harapan kepada Tuhan sebagaimana mengangkat Daun Palma menyambut Yesus. (Foto: CHELSEA/KOMSOS PSMK)

Sementara di Gereja Stasi Carep, misa pertama Minggu Palma dipimpin Direktur Pusat Patoral (PUSPAS) RD Martin Chen dan misa ke-2 oleh Pastor Paroki Kumba RD Kornelis Hardin. Kedua misa di Stasi Carep, ini dimeriahkan koor Wilayah Efrat.

Di Gereja Stasi Carep, pemberkatan Daun Palma dilaksanakan di depan Gua Bunda Maria yang berada di sisi timur gereja dilanjutkan perarakan yang diikuti ribuan umat menuju gereja. Pemandangan menarik juga terlihat di Gereja Kumba, prosesi ribuan Daun Palma dimulai dari lapangan parkir timur gereja, dan ribuan umat lainnya yang mengikuti misa di Aula mengawali perarakan dari halaman parkir barat gereja.

Suasana saat digelarnya misa Minggu Palma jadwal pertama pukul 07.00 di Gereja Santu Mikael Kumba, Minggu, 29 Maret 2026 yang dihadiri sekitar 2 ribu umat yang memadati gereja dan halaman sekitarnya. Misa berlangsung aman dan khidmat dikawal oleh puluhan aparat keamanan gabungan. (Foto: CHELSEA/KOMSOS PSMK)

Dalam homilinya, RD Martin Chen mengatakan, Minggu Palma sejatinya adalah perayaan penyembahan Yesus sebagai Raja agung mulia. β€œIni bukanlah sekedar sebah prosesi tetapi suatu pengakuan iman. Ini juga bukan hanya ritual tetapi sungguh sebuah komitmen untuk membiarkan Yesus menjadi raja dalam hidup kita,” ujar RD Martin.

Meskipun misa telah dijadwalkan sebanyak 6 kali di tiga lokasi tersebut namun banyaknya umat yang datang menghadiri perayaan Minggu Palma masih tak tertampung baik di Gereja Kumba dan Gereja Stasi Carep maupun di Aula Paroki yang telah dipercantik dengan plafon yang estetik. Pantauan media ini ratusan umat mengikuti misa dari halaman gereja dan aula namun tetap khidmat. (Jimmy Carvallo)