PAROKIKUMBA.ORG – Lebih dari seribu orang mengikuti seminar rohani bertajuk “Maria Bunda Ekaristi” yang dilaksanakan di aula Paroki Kumba, Sabtu, 24 Mei 2025 pagi. Kegiatan yang digelar dalam rangka mengisi Tahun Yubileum 2025 dan Tahun Pastoral Ekaristi Transformatif ini menghadirkan pembicara RP Apolonaris Dari Bani SMM. Pada seminar ini tampak hadir, antara lain Pastor Paroki Santu Mikael Kumba, RD Kornelis Hardin, Vikaris Parokial, RD Hironimus Apul, Magister Novisiat SMM Ruteng, RP Heredi Suhartono dan para pimpinan juga anggota berbagai tarekat religius yang berkarya di paroki Kumba.
Pastor Paroki Santu Mikael Kumba, RD Kornelis Hardin, disapa Romo Dino (barisan depan mengenakan jubah berwarna hitam) dan Ketua Pelaksana I DPP Kumba, Florianus Mentot (kiri, memakai batik warna coklat) saat mendampingi pembicara seminar, RP Apolonaris D. Bani, SMM sebelum acara pembukaan seminar yang dilakukan oleh RD Dino di aula Paroki Kumba. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 pagi dan berakhir pada siang hari, ini juga dihadiri ratusan orang tua yang anak-anaknya akan menerima Komuni Pertama, jajaran pengurus DPP, DKP, Koordinator Wilayah dan pengurus KBG, para pengurus dan anggota berbagai organisasi rohani dan kelompok-kelompok kategorial, serta mahasiswa prodi Teologi Unika Santu Paulus Ruteng. Ada juga para pelajar dari semua sekolah yang ada dalam paroki Kumba. Tak hanya itu, hadir pula umat paroki Kumba dan paroki Kota Ruteng.
Acara ini dibuka dengan menyanyikam lagu dan doa Tahun Pastoral Ekaristi Transformatif yang dilakukan bersama oleh semua peserta. RP Apolonaris, yang akrab disapa Pater Anar, adalah alumnus Biblicum Roma (2020-2024) dan menyandang gelar Licentiat SSL atau Licentiat in Sacred Scripture. Saat ini dia berkarya sebagai formator di Seminari Tinggi SMM Malang.
Saat membuka kegiatan seminar ini, Pastor Paroki Santu Mikael Kumba, RD Kornelis Hardin mengatakan, umat Kristiani belajar dari Bunda Maria untuk mengenal Yesus Kristus, seperti dalam kisah tentang Pesta Nikah di Kana. “Dalam kisah tentang Pernikahan di Kana, di situ diwartakan kepada dunia bahwa Yesus adalah Tuhan karena mujizat pertama yang dilakukan-Nya, yaitu mengubah air menjadi anggur,” ucap RD Dino.
RP Apolonaris Dari Bani, SMM, SSL yang akrab disapa Pater Anar saat memberikan materi dalam Seminar Rohani "Maria Bunda Ekaristi" yang diselenggarakan di aula Paroki Santu Mikael Kumba, Sabtu, 24 Mei 2025 pagi. Seminar ini diikuti sekitar seribu orang dari berbagai kalangan profesi dan berjalan sukses. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)
Dikatakan RD Dino, dalam peristiwa di Kana itu, Bunda Maria mau mewartakan kepada orang bahwa Yesus mempunyai kuasa mujizat yang luar biasa. Dalam hal mujizat itu, Bunda Maria juga sebenarnya menjadi guru bagi kita semua, sebagaimana dia memberitahukan atau berpesan kepada para pelayan pesta agar apa yang dikatakan oleh Yesus harus diikuti.
“Sehingga dalam peristiwa Perkawinan di Kana, ketika Yesus menyuruh para pelayan agar mengisi tempayan-tempayan dengan air, mereka mengikuti permintaan-Nya. Dari situ kita belajar bahwa ada banyak kebaikan, berkat dan mujizat yang terjadi melalui bantuan Bunda Maria. Kalau mau tahu lebih dalam tentang Yesus, belajarlah dari Bunda Maria,” pesan RD Dino.
Maria Wanita Ekaristi
Dalam pemaparan materinya, RP Anar mengatakan, tentang Maria Bunda Ekaristi, kita bisa mulai mendalaminya dari Surat Ensiklik Paus Yohanes Paulus II, yakni Ecclesia de Eucharistia. Dalam butir 53 ensiklik itu, dikatakan bahwa, dalam seluruh hidupnya, Maria merupakan wanita Ekaristi dan karena itu kaum beriman dipanggil untuk meniru dia dalam hubungannya dengan Ekaristi dan terbuka terhadap “peran keibuannya” saat mereka merayakan misteri yang Mahakudus.
Suasana dalam aula Paroki Kumba saat digelarnya Seminar Rohani "Maria Bunda Ekaristi" yang menghadirkan pembicara RP Apolonaris Dari Bani, SMM, Sabtu, 24 Mei 2025 pagi. Seminar setengah hari ini juga diisi dengan sesi tanya jawab dari peserta yang hadir, termasuk para biarawan-biarawati yang berkarya di Paroki Kumba. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)
“Dalam Injil Yohanes, Maria dikisahkan dalam keberlanjutan dari Kana menuju di bawah salib. Jawaban ‘Ya’ Maria menunjukkan penyerahan yang total kepada kehendak Allah. Hal ini ditunjukkan secara kuat oleh Yohanes, bahwa melalui pengantaraan Maria, Yesus membuka misi publik-Nya melalui mujizat di Kana. Dan puncak dari seluruh misi-Nya yakni kematian-Nya dan Maria setia menemani,” kata RP Anar.
Seminar berlangsung meriah dan sukses, diselingi lagu-lagu rohani oleh para frater dari Novisiat Serikat Maria Montfortan (SMM) Ruteng. Ketua Seksi Komunitas Rohani DPP Kumba, Maria Midas mengatakan, seminar ini menjadi momen bersejarah karna dilaksanakan untuk menyambut Festival Golo Curu “Maria Ratu Rosario” bulan Oktober mendatang, dalam Tahun Ekaristi Transformatif dan Tahun Yubileum. “Terima kasih untuk semua partisipasi dan kerja sama semua pihak, khususnya DPP Paroki Kumba dan Kongregasi SMM sehingga seminar ini terselenggara dengan sukses,” ucapnya.
Mahasiswa prodi Teologi dari Universitas Katolik (Unika) Santu Paulus Ruteng berfoto bersama pemateri dan panitia seusai kegiatan Seminar Rohani bertema "Maria Bunda Ekaristi" di Aula paroki Kumba, Sabtu, 24 Mei 2025 siang. Mereka juga langsung mendapatkan pembagian sertifikat seminar dari pantia. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)
“Kami senang dan bahagia bisa mengikuti seminar ini karena menambah pengetahuan tentang peran Bunda Maria dalam karya keselamatan yang dibawa oleh Tuhan Yesus dan kemi bisa memperdalam pemahaman tentang Ekaristi sebagai sumber dan puncak kehidupan sebagai orang Katolik,” kata Theresia Nafrati, mahasiswa prodi Teologi Unika Santu Paulus Ruteng seusai mengikuti seminar. Mereka juga mendapatkan sertifikat seminar yang diberikan langsung oleh panitia. (Jimmy Carvallo)


Pastor Paroki Santu Mikael Kumba, RD Kornelis Hardin, disapa Romo Dino (barisan depan mengenakan jubah berwarna hitam) dan Ketua Pelaksana I DPP Kumba, Florianus Mentot (kiri, memakai batik warna coklat) saat mendampingi pembicara seminar, RP Apolonaris D. Bani, SMM sebelum acara pembukaan seminar yang dilakukan oleh RD Dino di aula Paroki Kumba. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)
RP Apolonaris Dari Bani, SMM, SSL yang akrab disapa Pater Anar saat memberikan materi dalam Seminar Rohani "Maria Bunda Ekaristi" yang diselenggarakan di aula Paroki Santu Mikael Kumba, Sabtu, 24 Mei 2025 pagi. Seminar ini diikuti sekitar seribu orang dari berbagai kalangan profesi dan berjalan sukses. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)
Suasana dalam aula Paroki Kumba saat digelarnya Seminar Rohani "Maria Bunda Ekaristi" yang menghadirkan pembicara RP Apolonaris Dari Bani, SMM, Sabtu, 24 Mei 2025 pagi. Seminar setengah hari ini juga diisi dengan sesi tanya jawab dari peserta yang hadir, termasuk para biarawan-biarawati yang berkarya di Paroki Kumba. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)
Mahasiswa prodi Teologi dari Universitas Katolik (Unika) Santu Paulus Ruteng berfoto bersama pemateri dan panitia seusai kegiatan Seminar Rohani bertema "Maria Bunda Ekaristi" di Aula paroki Kumba, Sabtu, 24 Mei 2025 siang. Mereka juga langsung mendapatkan pembagian sertifikat seminar dari pantia. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)