Kumba, Ruteng, Manggarai
Pemandangan inspiratif tentang kerja sama dan toleransi antar umat bergama di Ruteng saat remaja masjid dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Manggarai ikut mengambil bagian dalam memperlancar jalannya Prosesi Sakramen Mahakudus di wilayah Paroki Santu Mikael Kumba, Sabtu, 21 Juni 2025 pagi. Sejak lama paroki Kumba dikenal sebagai miniatur toleransi umat beragama karna dalam wilayah paroki ini hidup berdampingan berbagai entitas umat beragam agama, suku dan etnis dalam persaudaraan. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)

PAROKIKUMBA.ORGRibuan umat Katolik dan biarawan-biarawati yang berkarya di Paroki Santu Mikael Kumba mengikuti prosesi Sakramen Mahakudus, Sabtu, 21 Juni 2025 dalam rangka menyongsong Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus (Corpus Christi). Prosesi meriah ini dimulai dari perbatasan wilayah Paroki Santu Fransiskus Asisi, Karot dan Paroki Kumba, yakni di Wilayah Kana arah barat Bandara Frans Sales Lega.

Sebuah spanduk berukuran besar dengan lebar 4 meter bertuliskan “Selamat Datang Sakramen Maha Kudus di Paroki Santu Mikael Kumba” membentang di ujung dua tiang bambu tinggi yang dipancangkan di tanah samping kiri-kanan jalan raya di Wilayah Kana. Sejak fajar mulai merekah di ufuk timur, Yosep Karjon, Koordinator Wilayah Kana tampak sibuk mengecek semua persiapan, dari soundsystem hingga bendera-bendera dan panji-panji KBG.

Perwakilan DPP Paroki Santu Mikael Kumba saat menyapa dengan ritus adat sebagai ucapan "Selamat Datang" kepada Sakramen Mahakudus yang diterima dalam sebuah seremoni meriah di perbatasan wilayah paroki Karot dan Kumba di Wilayah Kana, Sabtu, 21 Juni 2025 pagi. Ini merupakan event rohani tahunan bertajuk Prosesi Sakramen Mahakudus 7 paroki gugus Kota Ruteng menyambut Hari Raya Corpus Christi. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)

Sehari sebelumnya, 93 panji KBG dan ratusan bendera Merah – Putih dan bendera Kuning-Putih (Vatikan) diangkut oleh sejummlah kaum muda menggunakan mobil pick-up yang dikemudikan Yos, sapaan akrabnya dari kantor sekretariat paroki Kumba dan dikumpulkan di salah satu rumah umat yang berada tak jauh dari titik penerimaan Sakramen Mahakudus.

Tak hanya Yos yang sibuk sejak pagi. Aktivis orang muda dan pegiat dialog lintas agama, Fransiskus Nukul yang kesehariannya disapa Frans sejak pukul 8 pagi terlihat sibuk ikut ambil bagian mengatur ratusan remaja masjid yang berpartisipasi menyukseskan jalannya prosesi Sakramen Mahakudus. Mereka adalah pelajar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Manggarai. Mengenakan seragam khas sekolah muslim para remaja masjid membentuk barisan yang rapih di pinggir kiri-kanan Jalan Frans Sales Lega tak jauh dari simpang empat patung Kristus Raja.

Tarian adat Tiba Meka yang dibawakan oleh anggota Putra-Putri Altar (PPA) Kumba saat penyambutan Sakramen Mahakudus di perbatasan antara paroki Karot dan Kumba, Sabtu, 21 Juni 2025 pagi. Tampak di belakang barisan para penari, Pastor Paroki Kumba, RD Kornelis Hardin dan Ketua Pelaksana I DPP, Flori Mentot dan sejumlah jajaran pengurus DPP dan DKP, tokoh umat dan para religius. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)

Momen persaudaraan tanpa sekat yang menyatukan semua agama, budaya, etnis dan berbagai latar belakang profesi dalam Prosesi Sakramen Mahakudus, ini seakan membingkai indah semboyan “Paroki Kumba Rumah Kita Bersama”. Sekitar pukul 09.00, Sakramen Mahakudus yang dihantar dari paroki St. Fransiskus Asisi, Karot tiba di lokasi penerimaan batas paroki Kumba dan disambut dengan ritus adat Kepok dan suguhan tarian adat Tiba Meka oleh Putra-Putri Altar (PPA).

Barisan para frater dari Kongregasi Serikat Maria Montfortan (SMM) membawa panji 7 paroki gugus Kota Ruteng diikuti ratusan anak yang memakai alba sebagai pembawa bendera dan panji lainnya saat berjalan kaki melintasi Jalan Frans Sales Lega menuju Gereja Santu Mikael Kumba dalam acara Prosesi Sakramen Mahakudus 7 paroki kota Ruteng dalam rangka menyambut Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus yang jatuh pada Minggu, 22 Juni 2025. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)

Sakramen Mahakudus lalu di arak menuju Gereja Santu Mikael Kumba dengan pengawalan aparat Satlantas Polres Manggarai, Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP), dan pegawai Dinas Perhubungan Manggarai. Terdapat 150 anak yang beberapa pekan lalu menerima Komuni Pertama mengenakan alba membawa ratusan panji berikut bendera-bendera dan panji 93 KBG yang ada di paroki Kumba.

Anggota Remaja Masjid saat mengambil bagian dalam menjaga kelancaran jalannya Prosesi Sakramen Maha Kudus menuju Gereja Santu Mikael Kumba, Sabtu, 21 Juni 2025 menjelang siang. Sejak pagi mereka telah berada di lintasan jalan Frans Sales Lega. Meski di bawah terik matahari tak menyurutkan antusiasme mereka menjadi bagian dari catatan sejarah prosesi ini di tahun 2025. Antara Remaja Masjid dan Orang Muda Katolik serta Putra-Putri Altar Paroki Kumba telah lama terjalin kerja sama yang penuh semangat persaudaraan. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)

Para frater dari Kongregasi Serikat Maria Montfortan (SMM) juga mengambil bagian di baris depan membawa panji besar bergambar Gereja dan logo 7 paroki gugus kota Ruteng. Sementara ada 6 anak putri lainnya berjalan mengapiti mobil yang membawa Sakramen Mahakudus. Pada mobil ini, berdiri Pastor Paroki Kumba, RD Kornelis Hardin yang memegang monstran didampingi Ketua Pelaksana I DPP Flori Mentot dan Vikaris Parokial, RD Hironimus Apul.

Sebuah kreasi seni bergambar hostia dan piala berikut berbagai simbol-simbol seputar Ekaristi yang dibuat oleh Sr. Teresia Tika, SCSC dan PPA dari berbagai jenis bunga, trantung dan dedaunan menambah kesemarakan pelataran Gereja Santu Mikael Kumba saat menerima kedatangan Sakramen Mahakudus yang diarak dalam prosesi meriah dari batas wilayah paroki Karot dan Kumba. Menariknya. hingga selesainya acara adorasi di Gereja Kumba, tak seorangpun menyentuh kreasi bernilai estika ini. Tetap utuh hingga seluruh rangkaian acara prosesi di paroki Kumba digelar. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)

Prosesi berjalan kaki, ini diikuti ribuan umat termasuk juga anggota kelompok-kelompok rohani/ketegorial dan di sepanjang Jalan Frans Sales Lega menuju Gereja Kumba, ribuan pelajar memadati jalan raya. Selama prosesi berlangsung didaraskan doa-doa dan lagu-lagu pujian dan penyembahan Sakramen Mahakudus dipandu dari sebuah mobil yang mengiringi umat berprosesi. Di pelataran Gereja Santu Mikael Kumba sepanjang lantai yang membentang dari gerbang masuk hingga pintu depan Gereja, diletakkan hiasan bunga-bunga dan dedaunan.

Pastor Paroki Santu Mikael Kumba, RD Kornelis Hardin saat menunjukkan monstran berisi Sakramen Mahakudus yang dibawa dengan sebuah mobil berhiaskan gambar Yesus dan bunga-bunga dalam Prosesi Sakramen Mahakudus menuju Gereja Santu Mikael Kumba, Sabtu, 21 Juni 2025. Di sekitar mobil, tampak barisan anak-anak putri mengenakan gaun putih dan ratusan anak lain pembawa panji dan bendera berprosesi penuh sukacita. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)

Di Gereja Kumba, Sakramen Mahakudus diarak masuk dan ditahtakan. Sekitar 1 jam dilaksanakan adorasi dipimpin RD Dino, sapaan keseharian Pastor Paroki Kumba dan ditutup dengan pemberkatan semua umat dengan monstran yang berisi Sakramen Mahakudus. Selanjutnya semua umat kembali berprosesi menghantar Sakramen Mahakudus melewati sejumlah ruas jalan utama dalam kota Ruteng menuju perbatasan wilayah Paroki Santu Nikolaus Golo Dukal dan diserahterimakan dengan ritus adat. (Jimmy Carvallo)

PAROKI KUMBA RUMAH KITA BERSAMA