Kumba, Ruteng, Manggarai

PAROKIKUMBA.ORGDalam rangka penyegaran iman (refreshing of faith) dan menyadarkan kembali  para orang tua tentang pentingnya mereka ikut mempersiapkan diri dengan baik dan serius guna mendampingi  anak-anak menerima Komuni Pertama, DPP Paroki Santu Mikael Kumba, melalui Seksi Pendidikan mengadakan kegiatan katekese orang tua dengan mendalami sejumlah modul yang dikemas dalam 3 kali pertemuan.

Dua pertemuan pertama telah dilaksanakan pada hari Minggu, 11 dan 18 Mei 2025 bertempat di Aula Paroki Kumba. Pada dua kegiatan ini, lebih dari 500 orang tua yang anaknya bersekolah di 5 Sekolah Dasar (SD) yang ada di wilayah Paroki Kumba, didampingi langsung oleh Pastor Paroki Santu Mikael Kumba, RD Kornelis Hardin sebagai pemateri (fasilitator). Para orang tua antusias mengikuti katekese yang dibuat dengan interaktif (dialog) dan improvisasi yang membuat mereka betah dan bersemangat membahas bersama modul-modul yang ada.

Suasana saat dilaksanakannya Katekese bagi para orang tua yang anak-anaknya akan menerima Komuni Pertama. Katekese pertama dan kedua diberikan langsung oleh Pastor Paroki Santu Mikael Kumba, RD Kornelis Hardin di Aula Paroki Kumba. Tampak ratusan orang tua antusias mengikuti jalannya katekese. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)

Pada katekese pertama, Minggu, 11 Mei 2025 pagi, RD Dino mengajak para orang tua “menyelam” ke dalam materi “Berbicara dengan Kasih”, sebagai modul pertama yang membedah tentang komunikasi orang tua dan anak. RD Dino mengatakan, komunikasi yang baik antara orang tua dan anak merupakan fondasi utama dalam membangun hubungan yang sehat dan harmonis dalam setiap keluarga.

“Dalam komunikasi yang baik dengan anak, orang tua membangun kepercayaan, memahami kebutuhan dan mendukung perkembangan anak secara keseluruhan. Dalam keluarga, komunikasi yang baik menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung, di mana anak merasa dihargai, didengar dan dicintai,” kata RD Dino.

Sementara, pada katekese ke-2 yang diadakan pada Minggu, 18 Mei 2025 pagi, RD Dino, dalam pendampingan dan berdiskusi (sharing) bersama semua orang tua dari anak calon peserta Komuni Pertama, membahas tentang Ekaristi sebagai Sumber dan Puncak Kehidupan Kristiani. RD Dino kembali mengingatkan tentang pentingnya peranan orang tua dalam mengenal dan memahami pokok-pokok iman Katolik, termasuk Ekaristi.

Orang tua dari anak-anak calon Komuni Pertama sedang mengikuti arahan awal Pastor Paroki Santu Mikael Kumba, RD Dino yang menjadi pendamping dalam Katekese Orang Tua di Aula Paroki Kumba, Minggu, 18 Mei 2025 pagi. Katekese tersebut merupakan kegiatan untuk membekali para orang tua agar mereka semakin berperan dalam mendampingi pertumbuhan iman anak. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)

“Ekaristi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sebagai orang beriman. Sebab, bagi umat beriman kristiani, Ekaristi adalah sumber dan puncak kehidupannya (Lumen Gentium 11). Dalam Ekaristi, Kristus sendirilah yang hadir dan menganugerahkan rahmat dan kekuatan hidup baru kepada umat beriman yang merayakannya,” ujar RD Dino.

Dia mengajak semua orang tua untuk membangun komitmen bersama semua anak yang akan menerima Komuni Pertama untuk selalu menjadikan Ekaristi sebagai puncak hidup dengan selalu menghadiri Misa. “Orang tua itu adalah katekis pertama bagi anak. Maka, perkembangan iman dan kehidupan kristiani anak sangat dipengaruhi oleh bagaimana hidup dan teladan iman yang ditunjukkan oleh orang tua,” kata RD Dino.

Pada katekese ke-3 yang akan digelar di Aula Paroki Kumba, Sabtu, 24 Mei 2025 mendatang, para orang tua diajak untuk “bergabung” mendalami tentang Marua Bunda Ekaristi dalam sebuah seminar besar (terbuka untuk umum) yang juga dihadiri oleh ratusan orang lainnya, seperti DPP, DKP, para religius, organisasi rohani dan kelompok – kelompok kategorial, pengurus wilayah dan KBG serta umat lainnya.

Seorang ibu dari anak calon Komuni Pertama sedang menyampaikan sharing pengalaman imannya tentang Ekaristi pada saat digelarnya Katekese Orang Tua dari anak-anak calon penerima Komuni pada pertemuan ke-2 yang dilaksanakan di Aula Paroki Kumba, Minggu, 18 Mei 2025 pagi. Katekese ini menjadi momen bagi para orang tua berbagi cerita dan pengalaman iman mereka. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)

Seminar rohani akan menghadirkan pembicara tunggal, biarawan yang juga mariolog, RP Apolonaris Dari Bani, SMM. Seminar ini menjadi bagian dari program unggulan Tahun Yubileum 2025 dan Tahun Pastoral Ekaristi Transformatif di Paroki Kumba. Orang tua yang mengikuti 2 kegiatan katekese sebelumnya senang karena ini menjadi pengalaman yang menguatkan iman mereka. “Saya disadarkan bahwa menjadi orang tua penting untuk membimbing anak-anak dan menjadi teladan. Menjadi panutan,” kata Paulus Diaz, orang tua seorang anak calon Komuni Pertama dari SDI Tenda.

Di 5 Sekolah Dasar yang ada di Paroki Kumba, yakni SDI Wae Rii, SDK Kumba I, SDK Kumba II, SDI Tenda dan SDLBN Tenda, program rekoleksi bagi anak-anak calon Komuni Pertama juga sudah mulai dilaksanakan. Di SDK Kumba II misalnya, pihak sekolah menghadirkan secara khusus Ketua Komisi Kerohanian Keuskupan Ruteng, RD Ompi Lasma Latu pada Rabu, 21 Mei 2025 pagi untuk memberikan rekoleksi kepada siswa.

Pastor Paroki Santu Mikael Kumba, RD Kornelis Hardin, disapa Romo Dino, ketika menyampaikan materi pada Katekese Orang Tua dari anak-anak calon penerima Komuni Pertama yang digelar di Aula Paroki Kumba, Minggu, 18 Mei 2025 siang. RD Dino berpesan agar orang tua hendaknya selalu menjadi katekis pertama, orang yang berperan besar dalam pendampingan iman anak. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)

“Kegiatan rekoleksi khusus bagi anak-anak calon penerima Komuni Pertama di sekolah kami, dibawakan oleh Romo Ompi. Anak-anak sangat antusias. Romo Ompi menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh mereka dan mengajak mereka semakin menyadari bahwa Ekaristi membantu mereka terus berkembang dalam iman, karena yamg mereka terima adalah Tuhan Yesus sendiri dalam rupa Hostia,” tutur Beatriks Yosefina Juita, Kepala Sekolah SDK Kumba II. (Jimmy Carvallo)

PAROKI KUMBA RUMAH KITA BERSAMA