PAROKIKUMBA.ORG – Lebih dari 100 umat paroki kumba yang berstatus janda dan duda petani lansia (berusia di atas 70 tahun) mendapatkan bantuan karitatif dari DPP Paroki Santu Mikael Kumba. Bantuan tersebut diberikan sebagai bagian dari implementasi program Ekaristi Sosial yang menjadi semangat Tahun Pastoral Ekaristi Transformatif 2025.
Bantuan disalurkan melalui Sekretariat Paroki Kumba sejak pertengahan Bulan Juli dan diterima langsung oleh para janda dan duda petani didampingi pengurus Komunitas Basis Gerejani (KBG) asal mereka. Bantuan berupa paket sembako tersebut diberikan berdasarkan data atau rekomendasi nama-nama calon penerima sesuai kriteria yang dikirim langsung oleh pengurus 93 KBG di paroki Kumba.
Ketua Seksi Karitas DPP Paroki Kumba, Paskalis B. Lebo mengatakan, program bantuan karitatif telah menjadi program tahunan di paroki Kumba yang pada tahun sebelumnya menyasar sejumlah kelompok rentan, seperti anak yatim-piatu, anak SLB, para warga binaan di Rutan dan kelompok lainnya. “Khusus tahun ini, kita coba menyentuh para janda dan duda petani yang lansia. Kita sekaligus mengajak semua orang, semua umat di KBG untuk ikut serta dalam semangat Ekaristi Sosial ini,” ujarnya.
Salah seorang umat yang berstatus janda petani (lansia) saat menerima bingkisan bantuan karitatif dari DPP Santu Mikael Kumba yang diserahkan pegawai Sekretariat. Dalam program ini ada keboh dari 100 orang menerima bantuan tersebut dan didata langsung oleh para pengurus KBG. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)
Sementara, Ketua Pelaksana I DPP Kumba, Florianus Mentot mengatakan, pihaknya berterima kasih atas dukungan kerja sama yang sinergis, seperti Pemda Manggarai melalui Dinas Sosial yang berpartisipasi dalam mewujudkan program ini. “Apa yang menjadi target kita pada gelombang pertama penyaluran bantuan karitatif kemanusiaan ini tentu diwarnai semangat Tahun Ekaristi Transformatif. Ini akan terus dipertahankan sebagai program tahunan di paroki Kumba,” kata Flori.
Sebelumnya, di beberapa KBG paska dilaksanakannya Katekese APP Maret sampai April 2025, umat telah pula mengadakan aksi spontanitas membantu sesamanya yang ada di KBG dan panti-panti asuhan. “Kita mencoba mengembangkan sebuah nilai kebersamaan yang harmonis dan membangun empati, belajar peka dengan sesama yang membutuhkan bantuan dan perhatian walaupun dengan bantuan yang terbatas tapi ada semangat kasih yang akan terus dikembangkan ke depan,” kata Agustinus Jeman, Ketua KBG Santu Rafael di Wilayah Gunung Tabor, Tenda.
Pastor Paroki Santu Mikael Kumba, RD Kornelis Hardin, sehari sebelum dilaksanakannya pendistribusian bantuan karitatif ke para lansia janda dan duda petani, pekan ke-2 Juli 2025, kepada DPP dan Seksi Karitas Paroki Kumba berpesan, agar pembagian bantuan ini bisa tepat sasaran dan meminta semua pengurus KBG untuk bekerja sama kelancaran penyalurannya. “Terima kasih atas bantuan dan kerja sama kita semua sehingga program ini bisa berjalan baik,” ujar RD Dino. (Jimmy Carvallo)


Salah seorang umat yang berstatus janda petani (lansia) saat menerima bingkisan bantuan karitatif dari DPP Santu Mikael Kumba yang diserahkan pegawai Sekretariat. Dalam program ini ada keboh dari 100 orang menerima bantuan tersebut dan didata langsung oleh para pengurus KBG. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)