Foto: Ritus pembasuhan kaki yang dilakukan oleh Pastor Paroki Kumba RD Dino saat menggelar misa Kamis Putih di Gereja Stasi Carep, Kamis malam, 2 April 2026. Misa ini berjalan lancar dan khidmat dijaga oleh aparat keamanan gabungan dati TNI, Polres Manggarai, Pol PP, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Manggarai. (Foto: IST)

PAROKIKUMBA.ORG – Pastor Paroki Santu Mikael Kumba RD Kornelis Hardin memimpin Perayaan Ekaristi Kamis Putih di Kapela St. Leonardus Porto Mauritio Satsi Carep, Kamis sore, 2 April 2026. 2 jadwal Perayaan Ekaristi yang dipersembahkan oleh RD Dino, sapaan akrabnya, tersebut dihadiri sekitar 2 ribu umat yang datang dari 20 KBG yang ada di wilayah Stasi Carep.
Misa pertama digelar pukul 16.00 dan misa kedua dimulai pukul 18.30 dimeriahkan koor Wilayah Pison, Pada misa ini semua umat yang hadir juga khusyuk mengikuti perarakan Sakramen Mahakudus dalam kapela dan selanjutnya mengadakan Tuguran atau doa bersama untuk menjaga Sakramen Mahakudus secara bergantian di Kapela.

Suasana dalam Kapela Santu Leonardus Porto Mauritio Stasi Carep saat digelarnya misa pertama Perayaan Kamis Putih, 2 April 2026 sore. Pasa dua perayaan misa di kapela ini hadir sekitar 2 ribu umat dan dimeriahkan koor umat dari Wilayah Pison. (Foto: IST)
“Perjamuan Malam Terakhir di mana Yesus mengubah Roti dan Anggur menjadi Tubuh dan Darah-Nya yang Dia adakan bersama para murid, mau menunjukkan bahwa betapa sempurnanya Kasih-Nya untuk kita semua. Peristiwa atau misteri ini sungguh dalam artinya, mau mengajak kita semua sebagai satu komunitas, mulai dari keluarga, KBG, Wilayah, Stasi, hingga paroki untuk selalu berpegang pada pesan-Nya, yaitu saling mengasihi, saling melayani, dan hidup dalam semangat persaudaraan,” ujar RD Dino dalam homilinya.
RD Dino mengajak semua umat untuk memaknai peristiwa bersejarah Yesus makan bersama murid-murid-Nya untuk mengasah komitmen membangun sikap peduli, peka terhadap sesama yang menderita, dan mengasihi tanpa batas kepada semua orang, yang dimulai dalam komunitas hidup bersama. “Ketika Yesus membasuh kaki murid-muridNya, Ia menunjukkkan pelayanan penuh Kasih dan total. Kasih yang melampaui logika manusia. Kasih yang harus ditunjukkan melalui aksi nyata,” ucapnya. [Jimmy Carvallo]


