Kumba, Ruteng, Manggarai

CATATAN REDAKSIUmat Paroki Santu Mikael Kumba yang tersebar di 99 Komunitas Basis Gerejani (KBG) telah melaksanakan Katekese Sinode IV tema I secara serentak pada Jumat, 27 Februari 2026. Didampingi para fasilitator berpengalaman yang sebelumnya telah mengikuti pembekalan oleh Tim Pusat Pastoral (PUSPAS) Sabtu, 21 Februari 2026 sore di Ruang Rapat DPP. katekese tema I berlangsung sukses dan mendapat sambutan hangat dari semua umat.

Tak hanya itu, pelaksanaan Katekese Sinode IV kali ini juga menjadi “ruang perjumpaan” antar umat beriman yang diperkaya dinamika sharing, dialog, dan menjadi medium “titipan” harapan umat sehubungan dengan impian mewujudkan Gereja yang sinodal, selaras tema Sinode IV, yakni Berziarah Bersama dalam Pengharapan: Beriman, Bersaudara, dan Misioner.

Dinamika dalam proses berkatekese itu, yang diwarnai antusiasme umat sangat nampak dalam Tema I yang mendalami tentang Sabda Allah: Sumber Hidup Umat Beriman. Ketua Seksi Katekese DPP Santu Mikael Kumba Kornelis Edas, ditemui media ini, Selasa, 10 Maret 2026 di rumahnya yang terletak tak jauh dari Gereja Kumba menuturkan kebahagiaan sekaligus rasa harunya melihat berbagai informasi seputar pelaksanaan Katekese Sinode IV Tema I yang diterimanya lewat ratusan foto, video pendek, dan kesaksian/narasi yang disampaikan oleh para fasilitator dan Ketua-ketua KBG.

Umat di KBG Santa Monika Wilayah Wilayah Kapernaum saat berkumpul mengadakan Katekese Sinode IV Tema I yang didampingi fasilitator para Suster yang berkarya di Paroki Kumba. (Foto: IST)

“Terima kasih untuk para fasilitator dan para Ketua KBG yang menjadi tulang punggung sukses Katekese serentak Tema I ini. Perkembangan yang menggembirakan terlihat dari keterlibatan umat di hampir semua KBG yang semakin tinggi. Ini luar biasa,” ucap Kornelis.

Berikut cuplikan wawancara Tim PAROKIKUMBA.ORG dengan Kornelis, katekis senior yang pada 28 April mendatang akan dilantik menjadi Wakil Ketua Pelaksana DPP Kumba dan menjabat Ketua Rumpun Pastoral Pengudusan.

Bagaimana gambaran umum pelaksanaan Katekese Sinode IV tema I yang dibuat serentak di Paroki Kumba?

Kami boleh bilang bahwa Katekese serentak ini berjalan sukses dan lancar di semua KBG. Ini tentu terjadi karna sejumlah tahapan persiapan telah dilakukan dengan baik, mulai dari pendataan para fasilitator, pembekalan, distribusi buku Panduan Katekese, persiapan koordinasi di tingkat KBG, semuanya bekerja dan ikut menyukseskannya.

Umat KBG Santu Petrus di Wilayah Roma Paroki Kumba sedang berhimpun mengadakan katekese Sinode IV membahas tema pertama tentang Sabda Allah: Sumber Hidup Umat Beriman yang dipandu oleh fasilitator yang telah mengikuti pembekalan di paroki. (Foto: PAROKIKUMBA.ORG)

Ada kendala untuk tema I di KBG-KBG?

Secara umum tidak ada kendala yang berarti. Kecuali, misalnya, waktu dimulainya program kunjungan para imam ke KBG untuk pelayanan Sakramen Tobat dan Misa Prapasakah umat di KBG. Karna pada hari Jumat itu, bertepatan dengan jadwal katekese serentak, maka jadwal pelaksanaan katekese di 16 KBG yang mendapat kunjungan pada tanggal tersebut dimajukan atau dimundur satu hari.

Ini menarik, karna begini, umat dalam kesibukan dan rutinitasnya, tetap meluangkan waktu untuk mengikuti katekese serentak tema I. Mereka antusias berkatekese difasilitasi oleh para fasilitator yang sudah dibagi oleh paroki. Dari berbagai foto, video, dan Lembar Pencatatan Harapan Umat untuk tema I ini terlihat jelas atau terekam jelas antusiasme umat. Ini membanggakan.

Dari data-data yang masuk seperti itu, yang dikirim dari KBG-KBG, apa yang bisa dibaca?

Pertama, tema Sinode IV Keuskupan Ruteng, yaitu Berziarah Bersama dalam Pengharapan: Beriman, Bersaudara, dan Misioner menarik untuk umat. Tema I misalnya, secara khusus mendalami atau menggagas tentang Sabda Allah, Sumber Hidup Umat Beriman.

Bagaimana Kitab Suci ternyata masih dicintai, dibicarakan, disharingkan, dibaca bersama-sama di tengah umat KBG, di tengah kenyataan teknologi yang semakin menarik, seperti handphone yang bikin manja banyak orang saat ini.

Suasana ketika dilangsungkan Katekese Sinode IV Tema I oleh umat yang tinggal di KBG Santu Gabriel di Wilayah Galilea dengan fasilitator Suster dari Kongregasi Suster Putri-Putri Kebijaksanaan (DW). (Foto: IST

Kedua, katekese itu kan ruang perjumpaan, semacam taman bunga di mana semua orang, siapa saja, dari latar belakang apa saja, bertemu, berkumpul untuk saling bicara dan mendengarkan, saling mengerti dan saling mendukung, saling menguatkan dan mendoakan untuk berbagai kepentingan.

Katekese menjadi kebutuhan spiritual dan menjadi semacam gerakan spiritual yang dirindukan banyak orang. Di tengah kebisingan dunia, duduk bersama dalam keheningan dengan merenungkan Kitab Suci menjadi kebutuhan banyak umat.

Apa yang berkesan dari Katekese Sinode IV yang dibuat secara serentak untuk tema I di Paroki Kumba?

Tidak hanya katekese untuk kategori (umat) dewasa di 99 KBG, ada juga katekese untuk kelompok anak dan remaja yang sudah mulai dibuat. Untuk kelompok Putra-Putri Altar misalnya, pendamping mereka, Suster Tesy juga mengajak anggota PPA melaksanakan katekese di halaman Gereja Kumba. Ini berkesan dan menarik, karena sekaligus terus menghidupkan semangat ekologi, berkatekese di alam terbuka sambil mencintai alam.

Ada juga katekese anak-anak dan remaja yang dimulai di sekolah-sekolah langsung didampingi para Guru Agama Katolik dan didukung para Kepala Sekolah, dari SD, SMP, sampai SMA/SMK yang ada di wilayah Paroki Kumba. Katekese Orang Muda Katolik atau OMK juga sudah mulai digerakkan oleh para fasilitator untuk kelompok kategorial. Ini baru untuk pertemuan I.

Bagaimana kelanjutan katekese sampai tema IV?

Pertemuan I boleh kita bilang sukses. Seperti saya bilang tadi, ada data dukung dari KBG-KBG baik melalui formulir isian maupun dokumentasi. Selanjutnya untuk Pertemuan II sampai IV sesuai kesepakatan saat pembekalan para fasilitator, dibuat disesuaikan dengan jadwal mandiri yang diatur berdasarkan kesepakatan fasilitator dengan pengurus KBG.

Suasana persaudaraan di antara umat di KBG Santu Eduardus Wilayah Gunung Golgota di Tenda ketika mendapat kunjungan Suster dari Kongregasi SCSC untuk kegiatan Katekese Sinode IV tema I. (Foto: IST)

Oh, iya, satu hal lagi yang kami nilai sebagai perkembangan yang baik, ada juga Ketua-Ketua KBG dan para Koordinator Wilayah, termasuk para penggerak kelompok-kelompok rohani dan kategorial yang ikut berpartisipasi menjadi fasilitator.

Mereka ikut menjadi fasilitator atau pendamping katekese umat di KBG-KBG termasuk selalu standby bila ada fasilitator yang berhalangan datang. Mereka banyak belajar, terlibat penuh dan senang bisa saling belajar dengan para katekis juga fasilitator lainnya melalui kegiatan pembekalan dan simulasi kali lalu yang didampingi Tim PUSPAS.

Kita berterima kasih karna kegiatan ini mendapat dukungan dan motivasi penuh dari Partor Paroki Romo Dino, Pastor Rekan Romo Rino dan DPP. Umat Paroki Kumba aktif menghadiri katekese karna koordinasi dari tingkat paroki yang bagus, meskipun ke depan memang masih harus terus ditingkatkan, khususnya dari kami yang menangani seksi ini.[Jimmy Carvallo]